Lokasi: Properti >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Properti88366 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eyyyas3kl.html
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Santai Hadapi Hukum Jika Laporan Tak Dicabut
PropertiInsanul menyatakan siap menjalani proses hukum jika Mawa tidak kunjung mencabut laporan dugaan perselingkuhan di Polda Metro Jaya. "Ya dijalanin aja, saya sih santai aja," ucap Insanul dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (19/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaToyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
PropertiPT Toyota Astra Motor (TAM) memperluas lini suku cadang T-OPT dengan menambah cakupan model kendaraan yang dapat menggunakan komponen tersebut. Lini spare parts alternatif itu dipamerkan di pameran industri komponen otomotif untuk menunjukkan perkembangan lini produk fast moving parts yang kini semakin lengkap dan menjangkau lebih banyak kendaraan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIndonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global, Kadin: Acuan Ekonomi Dunia
PropertiIndonesia baru saja membuktikan adanya dimensi lain yang luput dari kalkulasi global melalui Global Flourishing Study. Studi yang disusun peneliti dari Harvard University dan University of Navarra ini menempatkan Indonesia di urutan teratas negara paling sejahtera di dunia berdasarkan indeks human flourishing....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas
- Opera Batak Tona Sian Huta Tembus Panggung Nasional
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
Artikel Terbaru
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
ParagonCorp Luncurkan Smart Lab 2.0 untuk Riset Kosmetik Presisi
Tautan Sahabat
- Polisi Imbau Waspada Modus Kejahatan Teror Pocong Tangerang
- Anak Ahmad Bahar Lapor Polisi, Hercules Disangka Sekap
- 3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- 3 Oknum TNI Gagal Bayar Rp5,8 Miliar, Digugat Perdata
- Polda Metro Bongkar Jaringan Narkotika dari Lapas, Sita Ekstasi
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- ART di Bekasi Ditangkap Curi Perhiasan Majikan karena Uang Gaib
- TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
- Dirut Terra Drone Minta Maaf, Minta Hukuman Ringan