Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Kuliner48843 Dilihat
RingkasanGerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa, langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-14.jpg)
Gerak berirama memiliki beberapa macam gerakan langkah kaki seperti langkah biasa,langkah rapat, langkah silang, dan langkah samping. Sementara itu, gerakan mengayunkan lengan dalam senam irama meliputi ayunan satu lengan depan belakang, ayunan satu lengan ke depan dan ke samping, serta ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
Cara melakukan gerakan langkah biasa dalam gerak berirama dimulai dengan sikap berdiri tegak, kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan dengan lutut mengeper, kemudian diikuti kaki kanan dengan gerakan yang sama. Lakukan secara bergantian dan berirama sesuai dengan hitungan atau irama musik.
Gerakan langkah rapat dilakukan dengan berdiri tegak dan kedua tangan di pinggang. Langkahkan kaki kiri ke depan, lalu tarik kaki kanan merapat ke kaki kiri. Gerakan ini diulang secara bergantian dengan irama yang tetap. Untuk mengayunkan satu lengan ke depan, berdiri tegak dengan kedua lengan lurus ke samping, lalu ayunkan satu lengan ke depan hingga setinggi bahu, kemudian kembali ke posisi semula dengan irama yang teratur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ewva3sw0v.html
Artikel Terkait
Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
KulinerDonald Trump dan Xi Jinping telah bertemu enam kali sejak 2017 dan kembali menggelar pertemuan puncak terbaru di Beijing pada Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan pertama presiden AS ke China sejak 2017....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaInsiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
KulinerPecco Bagnaia kehilangan grip ban depan yang berujung DNF (did not finish) akibat terjatuh di lap ke-16 pada MotoGP seri terbaru. Pembalap Ducati asal Turin, Italia ini mengaku puas dengan kondisi motor, khususnya dalam hal kecepatan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHarga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out
KulinerAntusiasme penggemar Mobile Legends: Bang Bang terhadap babak playoff musim ini sangat tinggi meskipun regular season masih menyisakan dua pekan pertandingan. Penjualan tiket playoff sudah mulai dibuka bahkan sebelum seluruh tim peserta fase gugur dipastikan, menunjukkan antusiasme luar biasa dari komunitas....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Skenari EVOS Gagal Lolos Playoff MPL S17 Terungkap
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
Artikel Terbaru
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Tim Voli Wahana Kuningan Incar Gelar Juara U-19
49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
David Franico Pimpin PERBASASI DKI, Target PON XXII
Tautan Sahabat
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- Indang Maryati Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar
- Tuntutan 5 Tahun Penjara Noel Ebenezer Sesuai Pedoman KPK
- Kemlu: Korsel Mitra Strategis Jangka Panjang, dari KF-21 hingga AI
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen
- Pimpinan DPR Soroti Derita Guru Akibat Implementasi Daerah
- 36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
- MK Tolak Gugatan UU LLAJ, Dorong Deteksi Kantuk Sopir