Lokasi: Kuliner >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kuliner53 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/etewyo5pd.html
Artikel Terkait
Jafar/Felisha Ikuti Jejak Ubed, Menang di Thailand Open
KulinerPasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, langsung tampil agresif dan tidak memberikan kesempatan kepada Ratchapol Makkasasithorn/Nattamon Laisuan untuk mengembangkan permainan di babak pertama turnamen di Bangkok. Gim pertama berhasil mereka tutup dengan kemenangan meyakinkan 21-13, membuat publik tuan rumah mulai terdiam menyaksikan dominasi mereka....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
KulinerDr. dr....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
KulinerDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
Artikel Terbaru
49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit