Lokasi: Teknologi >>
SMA Al Hikmah IIBS Batu Resmi Adopsi Kurikulum IB
Teknologi2587 Dilihat
RingkasanSekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SMA-Al-Hikmah-International-Islamic-Boarding-School-IIBS-3.jpg)
Sekolah berbasis pesantren secara resmi mengantongi status sebagai sekolah International Baccalaureate (IB). Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah dalam menghadirkan pendidikan berstandar dunia tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter kepemimpinan global. Jaringan IB dikenal luas memiliki standar akademik ketat, pendekatan belajar berbasis penyelidikan (inquiry-based learning), serta fokus pada kesiapan siswa menghadapi tantangan abad ke-21.
"Menjadi sekolah IB bukan sekadar mengejar pengakuan internasional. Ini adalah komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan yang membentuk siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam," ujar Ahmad Fais dalam keterangannya. Ia menambahkan, langkah besar ini diharapkan membuka karpet merah bagi para siswa untuk mengakses perguruan tinggi top, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih dari itu, kurikulum IB dipercaya bakal memperkuat ekosistem belajar yang memicu kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, hingga kepedulian sosial tinggi pada diri siswa. Status IB ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi pemimpin global yang berakar pada nilai keislaman.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eropy4nm2.html
Sebelumnya: Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
Berikutnya: Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
Artikel Terkait
Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
TeknologiApple dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan Intel untuk memproduksi chip secara massal di pabrik Intel Foundry pada tahun 2026 mendatang, menurut laporan MacRumors yang mengutip The Wall Street Journal pada 8 Mei 2026. Langkah ini menandai pergeseran strategi Apple yang selama ini bergantung pada TSMC sebagai pemasok utama chip untuk perangkat seperti iPhone dan Mac....
Baca SelengkapnyaPeretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
TeknologiAutomatic Tank Gauge (ATG) adalah perangkat elektronik yang digunakan pada tangki penyimpanan bawah tanah atau di atas tanah untuk memantau level bahan bakar, volume, suhu, dan level air secara real-time. Alat ini menyediakan kontrol inventaris penting, deteksi kebocoran, dan peringatan untuk mencegah pengisian berlebihan, serta umum digunakan di SPBU dan fasilitas penyimpanan industri, kimia, atau bahan bakar....
Baca SelengkapnyaKoalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
TeknologiRetaknya solidaritas negara-negara Teluk mulai tampak setelah Abu Dhabi mendorong pembentukan respons militer gabungan untuk menghadapi ancaman regional. Dalam pembicaraan tertutup, Uni Emirat Arab (UEA) mengusulkan langkah militer bersama, namun ajakan itu tidak mendapat dukungan penuh dari negara-negara tetangga....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Siklus 9 Tahun Hubungan Trump-Xi: Mesra KTT Lalu Perang Tarif
- American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Tautan Sahabat
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Omar Daniel Bangga Jadi Tulang Punggung Keluarga
- 41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang