Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Travel2324 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ekpda2rwp.html
Artikel Terkait
11 Bayi Dititip Bidan Sleman, Bayar Rp 50 Ribu per Hari
TravelPolisi menyelamatkan 11 bayi dari sebuah rumah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (8/5/2026) pagi. Penyelamatan ini dilakukan setelah warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
TravelKatarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan gejala seperti penglihatan buram, warna memudar, dan kesulitan berkendara di malam hari. Kementerian Kesehatan RI merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014–2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes di 15 provinsi untuk menunjukkan urgensi penanganan kondisi ini....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
TravelPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Daftar 26 Pemain Skotlandia Piala Dunia 2026
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Ardhito Pramono Puji Davina Karamoy, Tanda Serius Nikah
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Artikel Terbaru
Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Tautan Sahabat
- DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
- Minimizu Naik Kelas dari Hutan Pinus ke Galeri Dunia
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- Alfamart dan Kemendikdasmen Perkuat Mutu Guru SMK Mitra
- KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Telkom Catat TSR 35,7 Persen di 2025