Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Berita364 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ein3en4we.html
Artikel Terkait
Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
BeritaNetflix mengumumkan penambahan penempatan iklan baru setelah jumlah pengguna paket beriklan mereka mencapai lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Beberapa penempatan iklan baru yang akan hadir antara lain inventaris iklan untuk video vertikal dan podcast yang tersedia secara global mulai 2027....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
BeritaPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
BeritaWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
- Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Iran Ancam Tutup Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Artikel Terbaru
Atlet Muda Dinov Siap Bertarung di YOG Dakar 2026
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Tautan Sahabat
- Jaringan Narkoba Ishak Terbentuk dari Lapas, Seret AKP Deky
- Bareskrim Ajukan Red Notice Bandar Sabu Kabur ke Malaysia
- DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027, Prabowo Hadir Besok
- PKS: Target Ekonomi 2027 Butuh Strategi Bukan Ambisi
- 5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
- Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
- DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- KPK: Monopoli BPK Hitung Kerugian Negara Hambat Korupsi