Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kuliner52682 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eil5ex37b.html
Artikel Terkait
Black Horses Gunakan Lirik Satir di Album Baru 'Jahanam'
KulinerAlbum Jahanam disebut sebagai "penanda zaman" bagi Black Horses karena menghadirkan warna musik yang keras dan liar, namun liriknya justru lebih tajam dan realistis tanpa kata-kata kasar. Oscario menyatakan album ini merupakan respons bagi para Kusir dan pendengar agar lebih relate dengan situasi terkini di sekitar mereka....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMaxim Dorong Mobilitas Inklusif di Hari Aksesibilitas
KulinerMaxim mewujudkan komitmen inklusivitas melalui berbagai fitur layanan dan program pemberdayaan berkelanjutan yang dirancang untuk mendukung mobilitas penumpang serta mitra pengemudi berkebutuhan khusus. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan, Maxim sebelumnya menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaHukum dan Niat Patungan Kurban Sapi Idul Adha
KulinerMenjelang Idul Adha, umat muslim yang ingin berkurban mulai mempersiapkan hewan kurban, seperti sapi, kerbau, atau kambing. Banyak masyarakat Indonesia memilih patungan untuk membeli sapi karena harganya yang cukup besar....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
- RSCM Kirim Andrie Yunus ke India Ditangani Profesor
- Komnas HAM Panggil Menag soal Izin Ponpes Pati
- Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
- Bareskrim Ajukan Red Notice Bandar Sabu Kabur ke Malaysia
Artikel Terbaru
Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
KPK Temukan Potensi Korupsi di Operasional MBG
Jaksa KPK Hadirkan 5 Saksi Sidang Suap Bea Cukai
Ilham Dorong Reindustrialisasi Berbasis Manusia Ala BJ Habibie
Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Papua Tengah 15 Mei 2026
Tautan Sahabat
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala