Lokasi: Kuliner >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Kuliner64 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ebl2qgkff.html
Artikel Terkait
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
KulinerPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
KulinerWuling Motors memulai penjualan SUV 7-penumpang di Indonesia setelah sukses membukukan total surat pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 1. 000 unit....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaToyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
KulinerToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
Artikel Terbaru
Arema FC Kunci Posisi 10 Besar Usai Bantai PSIM 3-1
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Tautan Sahabat
- Emas Stabil, Tembaga Dinobatkan Logam Strategis Masa Depan
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Mentan Amran Titip Harga Minyak Goreng Stabil Jelang Iduladha
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
- Stok Beras Pecah Rekor, Tapi Minyakita Langka
- Likuiditas Bank Kuat, Kredit Konsumsi dan UMKM Melambat
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Toyota Pamer Ekspansi Spare Parts T-OPT di INAPA 2026
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis