Lokasi: Berita >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Berita37239 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/eb4eft1oj.html
Artikel Terkait
Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri
BeritaPolisi menetapkan pimpinan pondok pesantren (ponpes) sebagai tersangka atas dugaan pencabulan terhadap 11 santri laki-laki di Malang. Muh Ihsan selaku perwakilan kepolisian mengungkapkan bahwa pemeriksaan maraton dilakukan pada Senin (18/5/2026) malam untuk mengusut kasus tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMoya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
BeritaMoya-moya, penyakit langka yang namanya unik dan berasal dari bahasa Jepang yang berarti "kepulan asap", bisa memicu stroke pada orang muda yang tampak sehat tanpa faktor risiko. dr....
【Berita】
Baca SelengkapnyaIDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
BeritaIDAI menilai kebijakan distribusi susu formula secara massal tanpa indikasi medis berpotensi bertentangan dengan rekomendasi kesehatan global, regulasi nasional, hingga prinsip perlindungan ASI eksklusif. Bagi masyarakat awam, isu ini bukan hanya soal pilihan susu untuk anak, melainkan berkaitan langsung dengan hak bayi mendapatkan ASI, risiko kesehatan jangka panjang, hingga arah kebijakan gizi nasional Indonesia ke depan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ndarboy Genk Rilis Single SEKIP, Kicau Mania Viral
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Artikel Terbaru
Pendaftaran Calon Ketum PAN Dimulai Jelang Kongres Banten
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Pemerintah Didorong Cari Solusi Regulasi Rokok
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5 Persen per Tahun