Lokasi: Kesehatan >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kesehatan828 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e8ccsdgmc.html
Sebelumnya: Camat Seruyan Ditangkap saat Pesta Sabu dengan ASN
Berikutnya: Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin Buka Suara
Artikel Terkait
Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
KesehatanMarcus Rashford hanya memiliki kontrak satu musim peminjaman dari Manchester United ke Barcelona. Barcelona harus menjalani negosiasi kembali dengan Manchester United untuk memperpanjang masa pinjaman atau melakukan pembelian permanen....
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
KesehatanPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
KesehatanDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Artikel Terbaru
Era Tuchel, Foden-Palmer Korban Ketatnya Skuad Inggris
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Al Ghazali Jadi Ayah, El Rumi: Dulu Panggil Kakak
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
Tautan Sahabat
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes