Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 153 Merdeka
Pendidikan2862 Dilihat
RingkasanBadan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sdn-04-tegal-kabupaten-bogor-belajar-sambil-lesehan_20190730_165733.jpg)
Badan tidak kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik dan masih memiliki sisa tenaga untuk aktivitas lainnya sering disebut dengan kebugaran jasmani. Kondisi ini menunjukkan tingkat daya tahan tubuh yang optimal untuk menjalani berbagai kegiatan sehari-hari tanpa mengalami kelelahan berlebihan.
Tujuan melakukan latihan kebugaran jasmani adalah untuk meningkatkan kemampuan fisik secara menyeluruh, seperti kekuatan, kelenturan, kecepatan, dan daya tahan. Latihan ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan organ tubuh, mencegah cedera, serta meningkatkan kualitas hidup agar aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih efisien dan produktif.
Latihan mendorong bahu dengan dua lengan bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot bahu, lengan, dan punggung atas. Gerakan ini melatih otot deltoid, trapezius, serta otot-otot stabilisator di sekitar sendi bahu, sehingga membantu memperkuat postur dan mendukung aktivitas yang memerlukan dorongan atau angkatan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e6f5fde3b.html
Artikel Terkait
Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
PendidikanSeorang wanita Prancis dinyatakan positif terinfeksi setelah sebelumnya dilaporkan mengalami gejala mirip flu di atas kapal. Menteri Kesehatan Spanyol Javier Padilla Bernáldez mengungkapkan wanita tersebut sempat melaporkan keluhan kesehatannya kepada dokter di kapal, namun tenaga medis saat itu menilai kondisinya tidak sesuai dengan gejala khas penyakit tersebut....
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
PendidikanDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
PendidikanDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Martin Cs Berpeluang Lanjutkan Estafet Espargaro
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
Artikel Terbaru
Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Bournemouth vs Manchester City Berebut Nasib di Jalur Berbeda
Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
Tautan Sahabat
- Kursi Trump Lebih Pendek dari Xi Jinping, Sengaja?
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
- Kecelakaan Kereta Barang Vs Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Kesehatan Global
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Xi Jinping Buka Peluang Bisnis AS, Trump Janjikan Masa Depan Cerah
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump