Lokasi: Travel >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Travel77923 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e620bnmk7.html
Artikel Terkait
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
TravelFederasi Sepak Bola Curaçao memutuskan berpisah dengan pelatih Fred Rutten setelah muncul tekanan besar dari para pemain dan sponsor. Negara debutan Piala Dunia itu mengalami drama internal yang membuat Rutten mundur dari jabatannya karena pemain tidak puas dengan metode pelatihannya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPolisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
TravelPencurian sepeda motor dengan modus menodongkan senjata api terjadi di sebuah indekos di Jalan H. Naman, Pondok Kelapa....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
TravelKombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan pihak kepolisian masih mendalami informasi dugaan praktik prostitusi di Jakarta dan sekitarnya. Penanganan kasus ini melibatkan Direktorat PPA/PPO, Direktorat Siber, serta Polres Metro Jakarta Selatan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
- Festival Jakarta Great Sale 2026 Diskon 70 Persen Sambut HUT DKI
- Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
- Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
Artikel Terbaru
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
Polda Metro Tangkap 8 Begal, 5 Pelaku Masih Diburu
Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA, Belum Ada Bukti Valid
Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
TAUD Serahkan CCTV ke Polda, 16 Orang Terlibat Penyiraman Andrie
Tautan Sahabat
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Penjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Trading Smartphone Jadi Tren Baru di Asia Tenggara
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen