Lokasi: Pendidikan >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Pendidikan46 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e5rjc7ull.html
Artikel Terkait
Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
PendidikanMusim 2026 ajang balap sepeda gunung ini akan berlangsung dalam tiga seri. Putaran pertama digelar di Bukit Hijau Bike Park, Bantul, Yogyakarta, pada 22–24 Mei....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
PendidikanKementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan program edukasi nutrisi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk untuk menekan angka penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat di Indonesia. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kandungan nutrisi dalam minuman yang dikonsumsi setiap hari....
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
PendidikanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
Artikel Terbaru
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
Tautan Sahabat
- Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
- BNI dan PBSI Sukses Antarkan Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
- 50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
- Koalisi Masyarakat Sipil: Demokrasi Indonesia Mundur Akibat Militerisme
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta ke Bandar Narkoba
- Ibrahim Arief Genggam Erat Tangan Istri Jelang Sidang Chromebook
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- Lelang Harley Davidson Rajo Emirsyah Capai Rp87 Juta
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen