Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Otomotif13317 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e1mf9jw22.html
Artikel Terkait
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
OtomotifPiala AFF U-19 resmi dijadwalkan bergulir di Sumatera Utara pada 1-14 Juni 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas lapangan dan memaksimalkan kenyamanan peserta....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
OtomotifAndes Virus yang ditemukan pada kasus di kapal pesiar MV Hondius merupakan jenis berbeda yang banyak tersebar di wilayah Amerika Selatan dan hingga kini belum pernah dilaporkan ditemukan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus. “Distribusi virus ini tersebar di Amerika dan hingga saat ini belum pernah dilaporkan di Indonesia, baik pada manusia maupun tikus,” ujar Andi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaHantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
OtomotifPenyakit akibat tikus memiliki perbedaan mendasar meskipun sama-sama ditularkan oleh hewan pengerat. Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Dr....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Tuntutan 128 Halaman untuk 3 TNI Pembunuh Kacab Bank BUMN
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Artikel Terbaru
RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
Ahmad Dhani Bujuk Safeea Korban Bully, Sebut Haters Deterjen 78
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
- Sony Resmi Rilis Jadwal Peluncuran Xperia 1 VIII
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan