Lokasi: Berita >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Berita95 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/e0532b3ki.html
Artikel Terkait
Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
BeritaSebanyak 380. 424 tindak kejahatan tercatat di Indonesia sepanjang tahun 2025 berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
BeritaPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
BeritaBYD Motor Indonesia tengah merampungkan tahap akhir pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik yang diproyeksikan memiliki kapasitas hingga 150. 000 unit per tahun....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Motif Pembunuhan Karyawan Cuci Motor Badung Terungkap
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Artikel Terbaru
Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Brandon Salim Bahagia Arsenal Juara Premier League
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Tautan Sahabat
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Rebalancing MSCI Dinilai Dorong Penguatan Pasar Modal
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
- Pemulung Sampah Sukses Suplai Dapur MBG
- Komisi Ojol Turun, Ekosistem Digital Topang Bisnis Aplikator
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Prabowo Terbitkan PP BUMN Ekspor Tunggal Berantas Underinvoicing
- BYD Khawatir Rupiah Melemah Tekan Daya Beli Mobil
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan