Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel9245 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dygzi5mif.html
Artikel Terkait
Iran Sampaikan 10 Tuntutan Resmi ke FIFA dan Tuan Rumah Piala Dunia
TravelPresiden Federasi Sepak Bola Iran menyampaikan kepastian partisipasi timnya di Piala Dunia 2026 dengan mengajukan sekitar 10 tuntutan khusus kepada negara tuan rumah dan FIFA. "Namun tuan rumah Piala Dunia harus mendengar permintaan khusus kami," sambungnya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaSidang Tuntutan 4 TNI Terdakwa Air Keras Andrie Yunus Besok
TravelEmpat terdakwa personel Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI yaitu Lettu (Mar) Budhi Hariyanto Widhi, Kapten (Mar) Nandala Dwi Prasetia, dan Lettu (Pas) Sami Lakka akan segera menghadapi tuntutan dari Oditur Militer. "Besok tuntutan Oditur Militer....
【Travel】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp 17.845, DPR Cecar Gubernur BI
TravelNilai tukar rupiah yang terus melemah menjadi sorotan masyarakat hingga memunculkan ejekan bahwa kurs Rp 17. 845 diibaratkan dengan tanggal Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
- 6 Kesalahan Berkurban yang Wajib Dihindari
- Prabowo Tegas Berantas Korupsi Sejalan Supremasi Hukum
- Majelis Etik Pertanyakan Lolosnya Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- Prakiraan Cuaca BMKG: Mimika dan Paniai Hujan Ringan
Artikel Terbaru
Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
Prabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
DPR Desak Pemerintah Bebaskan Dua Jurnalis Republika dari Israel
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
JNE Kecam Pembegalan Kurir, Apresiasi Ksatria di Bandung
Tautan Sahabat
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar