Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel31364 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dxxednpro.html
Artikel Terkait
Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
TravelPolisi menangkap Andra Winata (26) asal Batujajar, Bandung setelah aksi penodongan terhadap pengguna jalan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di traffic light simpang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road pada Sabtu (16/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
TravelOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWaspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Traveldr. Andre, Sp....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
Artikel Terbaru
Polisi Tetapkan Istri Tersangka Lukai Suami di Bantul
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Fabio Quartararo Utang Maaf ke Yamaha, MotoGP 2026
- Insiden Le Mans: Tendangan Pecco Bagnaia Kontroversial
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport
- Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Akhir Penantian Indonesia
- Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
- Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Tersingkir, Thalita Kalahkan Intanon
- Klasemen MotoGP 2026: Diggia Kagetkan Bezzecchi dan Martin
- Daftar Pemain Timnas MLBB Asian Games 2026: Full Alter Ego
- Macau Open 2026: Ginting dan Leo/Daniel Tampil, Ganda Campuran Absen
- Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Pusat Talenta Motorsport