Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Travel7 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ducjpr458.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
TravelLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
【Travel】
Baca SelengkapnyaTrump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
TravelPresiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaMenlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
TravelMenteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan menekankan pentingnya koordinasi erat antara Indonesia dan Singapura di tengah ketidakpastian dunia, khususnya saat menghadapi krisis global yang berdampak pada sektor energi dan ekonomi akibat konflik Timur Tengah. "Di masa-masa seperti ini, saya rasa sangat penting bagi kedua negara kita untuk saling mendukung satu sama lain dalam krisis guna memastikan terutama pada hal-hal esensial seperti energi dan ekonomi, dan agar kedua negara kita terus tetap berfungsi dan memberikan layanan bagi rakyat kita," ujar Vivian dalam pertemuan bilateral tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Aktivis Sumud Flotilla Berpelukan Usai Diculik Kapal Israel
- Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
Artikel Terbaru
Rexy Mainaky Target All Malaysian Finals Malaysia Masters 2026
Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
Tautan Sahabat
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- Trump Tolak Tawaran Iran, Sebut Gencatan Senjata Sekarat
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Meta PHK 8.000 Karyawan dan Hentikan 6.000 Rekrutmen
- Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump