Lokasi: Olahraga >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Olahraga5841 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dtzf9f9ui.html
Artikel Terkait
Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
OlahragaAngkatan Laut Amerika Serikat memulangkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford, dari Timur Tengah di tengah konflik Iran yang masih belum mereda sejak Februari lalu....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
OlahragaDr. dr....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
OlahragaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
Tautan Sahabat
- Pimpinan Komisi XII DPR Minta Pengelolaan SDA Diperkuat
- Menhan Ungkap AS Minta Izin Terbang di Wilayah Udara Indonesia
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
- Ribuan Umat Buddha Hening Nusantara Jelang Waisak Sebar Damai
- Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
- Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas
- Kejagung Periksa Askolani soal Korupsi Ekspor Sawit
- Ahli Nadiem Bantah Tak Independen di Sidang Korupsi Chromebook