Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita57 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dsl2lnuea.html
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun
BeritaProgram quick win BPJS Kesehatan menargetkan penghematan hingga Rp1 triliun dalam waktu tiga bulan melalui transformasi pengelolaan klaim berbasis kecerdasan buatan. "Kita punya program quick win (target), dalam 3 bulan kita efisiensi Rp1 triliun," ungkap Prihati saat ditemui usai acara rangkaian kegiatan Kick Off HUT ke-58 BPJS Kesehatan dan Launching Quick Win Direksi di Universitas Padjajaran, Jawa Barat, Rabu (20/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaYani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
BeritaIndonesia menjadi negara dengan kasus Tuberkulosis terbanyak berdasarkan Global Tuberculosis Report 2024. Ketua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Yani Panigoro, menceritakan perjuangan para kader PPTI dalam mendukung pemberantasan penyakit tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
BeritaAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Panglima Jilah Temui Jokowi, Ajak Main Film Kolosal
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- Gaji Ke-13 Pensiunan ASN Cair 2 Juni 2026
- Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
- Analis Mandiri Targetkan IHSG 9.050 di Tengah Tekanan Energi
- BRIN Dorong Material Bangunan Ramah Lingkungan
- Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo: Minyak Goreng Rp43.900