Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Teknologi23 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/drszzfc4w.html
Artikel Terkait
Dewi Rezer Borong Tas Mewah Sitaan Korupsi di BPA Fair
TeknologiSaira Nisar Ali mengaku penasaran dengan bazar barang sitaan yang viral di TikTok. "Aku penasaran aja....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
TeknologiDr. dr....
Baca SelengkapnyaWaspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
TeknologiDr Inke Nadia Diniyanti Lubis, Dokter spesialis anak konsultan infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum memahami ancaman penyakit Monkey Malaria. "Saya tahu di Indonesia ini masih banyak sekali masyarakat yang belum cukup paham," ujarnya dalam media briefing virtual pada Kamis (14/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alyssa Daguise Syak Peluk Baby Soso, Ini Nyata?
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
- 5 Manfaat Anggur bagi Kesehatan Tubuh
Artikel Terbaru
Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Mischka Aoki Rilis Buku The University Blueprint
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Tautan Sahabat
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Wakil Ketua DPRD Minta Dinas LH Koordinasi dengan Pusat Atasi Sampah
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
- Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
- 3 Anggota TNI Sampaikan Nota Pembelaan di Pengadilan Militer
- BMKG: Jakarta Berawan, Depok Hujan Jumat 22 Mei 2026
- Polisi Pastikan Selebgram AWS Bukan Korban Begal
- Kebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
- Polisi Ungkap Motif Penyekapan di Showroom Cakung karena Utang Cicilan