Lokasi: Travel >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Travel6955 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/do2ossipm.html
Artikel Terkait
Ronaldo Dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026, Pecah Rekor
TravelCristiano Ronaldo resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia setelah namanya masuk dalam skuad final Portugal untuk turnamen 2026. Pemain berjuluk CR7 yang kini berusia 41 tahun dan bermain di Liga Arab Saudi bersama Al Nassr ini akan melakoni Piala Dunia keenamnya, menyamai rekor Lionel Messi jika sang rival juga masuk dalam skuad resmi Argentina....
【Travel】
Baca SelengkapnyaKabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
TravelDante menggambarkan polusi udara melalui fenomena yang akrab dirasakan masyarakat Jabodetabek sehari-hari. "Pernah tidak, ketika malam hujan deras lalu keesokan paginya cerah dan tidak ada awan, kita bisa melihat Gunung Salak dan Gunung Gede dengan jelas? Tapi di hari-hari biasa gunung itu tidak terlihat karena tertutup kabut abu-abu," ujarnya....
【Travel】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
TravelPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak di Lantai Atas
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Artikel Terbaru
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
KY Tanggapi Aduan Nikita Mirzani Soal Dugaan Pelanggaran Etik
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Tautan Sahabat
- Timnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- Harga Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Mulai Rp300 Ribu
- Last Dance Ronaldo di Piala Dunia 2025
- Ibu Harry Maguire Murka Anaknya Dicoret dari Timnas Inggris
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Juventus Butuh Bantuan 3 Tim untuk Lolos Liga Champions
- Penantian 22 Tahun Arsenal Berakhir, Arteta Samai Wenger
- Persik vs Persija 1-3, Macan Kemayoran Akhiri Liga 1 di Tiga Besar