Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner8 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dko6juf8n.html
Artikel Terkait
Persib dan Borneo FC Bersaing di Dua Laga Sisa
KulinerPersib Bandung berhak menempati posisi nomor satu berkat keunggulan head to head atas Borneo FC atau Pesut Etam. Dengan hanya dua laga tersisa, jadwal Persib dinilai lebih ringan dibandingkan pesaingnya sehingga peluang meraih hattrick juara semakin terbuka lebar....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
KulinerErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaBYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
KulinerPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Juicy Luicy Rilis 'Gurun Hujan', Lagu Rindu Tak Pasti
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Artikel Terbaru
Bank BSN Raih Apresiasi Menteri PKP Kuasai Pasar KPR Subsidi Syariah
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
Tautan Sahabat
- Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
- Jamal Sellami Bawa Yordania ke Piala Dunia
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
- Arteta Dukung Bournemouth Kalahkan Teman Masa Kecil Guardiola
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
- Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
- Persib vs PSM di Super League Pekan 33 Penentu Juara
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan