Lokasi: Berita >>

Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus

Berita8656 Dilihat

RingkasanSebanyak 5. 400....

Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus

Sebanyak 5.400.167 siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia pada 2025 harus menghadapi persaingan ketat memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Persaingan tersebut tidak hanya datang dari lulusan tahun berjalan, karena dalam seleksi SNBT 2026, lulusan 2025 dan 2024 masih memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali. Kelompok inilah yang dikenal sebagai siswa gap year, yaitu mereka yang memutuskan menunda kuliah untuk mempersiapkan diri lebih matang.

Sebagian siswa gap year memilih fokus belajar kembali agar peluang masuk PTN impian semakin besar, sementara yang lain tetap berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sambil mempersiapkan diri mengikuti seleksi PTN pada tahun berikutnya. Tidak sedikit pula siswa yang sebenarnya sudah diterima di suatu jurusan namun memutuskan untuk tidak mengambilnya demi mengejar pilihan yang lebih sesuai. Risiko salah jurusan sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan matang sejak awal, termasuk memanfaatkan layanan konsultasi jurusan dan konsultasi pemilihan PTN dari lembaga pendidikan terpercaya.

Di tengah tekanan sosial yang sering muncul, banyak orang masih memandang gap year sebagai keputusan negatif, padahal periode ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan strategi belajar yang tepat, siswa gap year justru memiliki keunggulan berupa waktu lebih banyak untuk mempersiapkan ujian dan memperkuat pemahaman materi. Langkah ini menjadi kunci untuk meraih kursi di PTN favorit tanpa harus menyesal di kemudian hari.

Tags:

Artikel Terkait

  • Puluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital

    Berita

    Perempuan dengan akses sumber daya ekonomi dan keterampilan usaha mampu meningkatkan taraf hidup keluarga serta mendorong resiliensi ekonomi akar rumput. Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Sahabat Sandi menggelar program pelatihan 'Perempuan Berdaya' di Lempuyangan yang diikuti 43 ibu rumah tangga....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai

    Berita

    Michael terdakwa kasus kebakaran gedung tujuh lantai dinilai pihaknya tidak bertanggung jawab penuh atas ketiadaan fasilitas keselamatan permanen karena hal itu merupakan domain pemilik bangunan. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (11/6/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Michael bersalah melanggar Pasal 474 ayat 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian 22 orang....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan

    Berita

    Sebanyak 18 orang pemuda ditangkap di tiga lokasi berbeda, yaitu Cakung (Jakarta Timur), Koja (Jakarta Utara), dan Setu (Tangerang Selatan). Personel patroli dari tim gabungan Batalyon B Pelopor Satbrimob langsung mengambil tindakan kepolisian saat menemukan atau menerima laporan adanya potensi gangguan keamanan....

    Berita

    Baca Selengkapnya