Lokasi: Travel >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Travel756 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dfno8pyxw.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Banyumas: Hujan Ringan Kamis Ini
TravelBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk seluruh kecamatan di wilayah tersebut, mencakup potensi hujan ringan hingga lebat yang diperkirakan terjadi pada siang hingga sore hari. Menurut data BPBD, sejumlah kecamatan seperti Kecamatan A, Kecamatan B, dan Kecamatan C berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPelajar Jogja Tewas Ditusuk Klitih Usai Kejar-kejaran
TravelSeorang warga Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal di Jalan Magelang, Minggu (23/3/2025) dini hari. Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan korban telah dilarikan ke RS Panti Rapih namun dinyatakan meninggal dunia....
【Travel】
Baca Selengkapnya2 Polisi Heroik Selamatkan Balita Tenggelam di Lampung
TravelDua anggota Satlantas Polres Pesisir Barat, Bripda Riski dan Briptu Senja, mendapat apresiasi nasional atas aksi heroik mereka menyelamatkan seorang anak kecil. Keberanian keduanya dalam berpacu dengan waktu demi menyelamatkan nyawa tersebut menjadi perhatian publik dan memantik apresiasi dari berbagai kalangan....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
- Layanan Paspor Kolektif Toraja Utara Dibuka Sebulan Sekali
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Syahri Akui Main Game Online Saat Rapat DPRD Jember
Artikel Terbaru
Neymar Cedera, Misi Juara Brasil, Samai Jejak Pele
Prakiraan Cuaca Banyumas: Seluruh Wilayah Hujan Ringan
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Kalbar Diminta Diulang
Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
The Scarecrow Raih Rating Tinggi Berkat Park Hae Soo-Lee Hee Joon
Prakiraan Cuaca Sulsel BMKG: Mayoritas Berawan 21 Mei 2026
Tautan Sahabat
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus