Lokasi: Teknologi >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Teknologi153 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/dchjp8ojn.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Sumatra: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah
TeknologiBMKG merilis prakiraan cuaca untuk Pulau Sumatra pada Jumat, 22 Mei 2026, dengan suhu udara diprediksi berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius. Hingga berita ini ditulis pada Kamis (21/5/2026) pukul 11....
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
TeknologiPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
Baca SelengkapnyaPemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
TeknologiRumah sakit swasta dan pemerintah mulai meningkatkan investasi pada teknologi pencitraan medis Magnetic Resonance Imaging (MRI) berbasis kecerdasan buatan (AI). Teknologi ini menghasilkan kualitas gambar lebih detail dan waktu pemeriksaan lebih efisien....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Artikel Terbaru
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Maarten Paes Terancam, Ajax Absen dari Eropa Sejak 1991
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
Tautan Sahabat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar