Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif52154 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/da4mzmcbv.html
Artikel Terkait
Thomas Christiansen Bawa Panama ke Piala Dunia 2026
OtomotifPiala Dunia 2026 yang digelar perdana di tiga negara berbeda menjadi momen bersejarah, namun Panama masih menyimpan kenangan pahit dari debut mereka di Piala Dunia 2018. Saat itu, Panama tergabung di Grup G bersama Belgia yang tengah melahirkan generasi emas, Inggris, dan Tunisia, harus rela menjadi tumbal dengan tiga kekalahan beruntun dan langsung tersingkir di babak penyisihan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Otomotifdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
OtomotifOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Tawarkan Jual Mata, Rikki Hwang Minta Daftar Harga
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Lemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
- Newcastle Kalahkan West Ham, Tottenham Semakin Dekat Bertahan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Artikel Terbaru
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Tautan Sahabat
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Zulhas di Lemhannas: Produksi Beras Naik Tajam
- BTN Cetak Laba Rp1,16 Triliun, Tumbuh 55,8 Persen
- SAPA UMKM Resmi Diluncurkan, Fasilitasi Pembiayaan Pengusaha Kecil
- Pemuda Lereng Merbabu Sukses Bisnis Domba Kurban dengan KUR BRI
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- KNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- IHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
- Kemenperin dan LPEI Dorong Ekspor Rendang Payakumbuh