Lokasi: Gaya Hidup >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Gaya Hidup836 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d8dffzzmm.html
Sebelumnya: Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
Berikutnya: Kecelakaan Bus Study Tour di Tol Cipali, Kernet Tewas
Artikel Terkait
Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Gaya HidupDeus Ex Machina Indonesia bersama XL Axiata menggelar city riding dari Taman Menteng, Jakarta Pusat menuju Kopikina, Kemang, Jakarta Selatan sebagai pemberhentian pertama fase perjalanan berikutnya. Aktivitas santai ini melintasi sejumlah ruas jalan Jakarta dan diramaikan Sunset Drive Club yang membawa deretan mobil roda empat terbaik mereka....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Gaya HidupKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
Baca SelengkapnyaIndonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
Gaya HidupKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa Indonesia saat ini kesulitan dalam menyukseskan program imunisasi nasional. Berdasarkan laporan global WHO dan UNICEF tahun 2024, Indonesia berada di peringkat keenam dunia untuk kategori jumlah anak yang sama sekali belum tersentuh imunisasi....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
Artikel Terbaru
Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Tautan Sahabat
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik