Lokasi: Kesehatan >>
4 Jalur Mandiri UPN Veteran Jatim 2026 dan Jadwalnya
Kesehatan15 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/UPN-Veteran-Jawa-Timur-atau-UPN-Veteran-Jatim.jpg)
UPN "Veteran" Jawa Timur membuka tiga jalur seleksi mandiri untuk calon mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026, yakni Jalur Mandiri Reguler, Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor), dan Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT). Jalur Mandiri Reguler diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan kewajiban membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Seleksi Mandiri Rapor (SM-Rapor) ditujukan bagi siswa SMA/MA/SMK yang memiliki prestasi akademik berdasarkan nilai rapor dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh UPN "Veteran" Jatim. Sementara itu, Seleksi Mandiri Berbasis Computer Based Test (SM-CBT) diperuntukkan bagi siswa SMA/MA/SMK sejenis yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UPN "Veteran" Jawa Timur berdasarkan hasil tes komputer.
Ketiga jalur seleksi ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih metode penerimaan yang sesuai dengan kemampuan dan latar belakang akademik mereka. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi UPN "Veteran" Jawa Timur.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d61bimp9q.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
KesehatanWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
Baca SelengkapnyaHantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
KesehatanHantavirus adalah kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, terutama tikus, dan dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr Rio Yansen Cikutra, menjelaskan penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan tikus atau sarangnya, menyentuh permukaan terkontaminasi lalu menyentuh hidung, mata, atau mulut, hingga gigitan tikus....
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
KesehatanAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Artikel Terbaru
Machika Luna Rilis 'Kupu Lucuku', Kisah Cinta Pertama
BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
3 Remaja Dibacok di Kotabaru Jogja, 3 Pelaku Ditangkap
Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
Tautan Sahabat
- Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
- Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
- Prank Laporan Bunuh Diri, Polisi dan Relawan Jadi Korban
- Pendaftaran Calon Ketum PAN Dibuka Jelang Kongres Banten
- Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- KKB Yahukimo Bunuh 8 Penambang, Kabur dari Lapas 2025
- Penjual Tempe di Pacitan Dirujuk Usai Disiram Air Keras
- Wanita Tewas di Serang Ternyata Korban Pembunuhan Pelaku
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon