Lokasi: Pendidikan >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Pendidikan51819 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d5cvfpyq3.html
Artikel Terkait
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
PendidikanHarga Dexlite saat ini mencapai Rp 26. 000 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp 27....
Baca SelengkapnyaRemaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
PendidikanPolres Metro Jakarta Selatan mengamankan empat pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda yang menjadi korban salah sasaran di kawasan Jagakarsa. Korban dicegat sekelompok orang saat melintas dengan sepeda motor lalu dikeroyok hingga mengalami luka-luka....
Baca SelengkapnyaPolisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
PendidikanPolres Tangerang Selatan melalui Polsek Ciputat Timur memastikan kabar mengenai pocong berkeliaran di wilayah Ciputat Timur tidak benar dan tidak ditemukan unsur kriminal dalam kejadian tersebut. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menyatakan hasil penelusuran di lapangan menunjukkan sosok yang dipercaya pocong itu adalah pengamen yang melakukan cosplay....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
- Keluarga Korban Tersinggung Ucapan Hakim, Akan Lapor KY
- BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Manchester City Siap Lepas Pep Guardiola Akhir Musim
- Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA, Belum Ada Bukti Valid
Artikel Terbaru
BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
IWDF 2026 Jakarta, Ribuan Penari Ramaikan Festival Tari
Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
Brimob Gagalkan Tawuran di 3 Lokasi, 18 Pemuda Diamankan
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Jakarta Targetkan 100 Persen Air Bersih pada 2029
Tautan Sahabat
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku