Lokasi: Pendidikan >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Pendidikan56768 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d2rsu3uj5.html
Sebelumnya: Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Berikutnya: Kereta China Jadi Senjata Iran Tembus Blokade AS
Artikel Terkait
Gregoria Mariska Belum Pensiun Usai Jadi Penyelamat di Olimpiade
PendidikanGregoria Mariska Tunjung berpotensi beralih status menjadi pemain non pelatnas seperti Jonatan Christie dan pasangan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani setelah sempat konsisten di 10 besar ranking dunia. Penampilan terakhir Gregoria adalah membela tim beregu putri Indonesia di SEA Games 2025 yang saat itu membuahkan medali perak....
Baca SelengkapnyaMenteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
PendidikanMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melapor kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan penataan izin tambang di Kawasan Hutan, termasuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak difungsikan secara optimal. “Beberapa IUP selama ini tidak difungsikan sebagaimana mestinya....
Baca SelengkapnyaKemendiktisaintek Tangani Langsung Kasus Kekerasan Seksual Rektor
PendidikanBeny menyatakan penanganan kasus kekerasan seksual yang melibatkan rektor atau jajaran pimpinan perguruan tinggi menjadi domain Kementerian. "Kalau pelakunya adalah rektor atau pimpinan tertinggi perguruan tinggi, maka akan ditangani oleh kementerian," kata Beny dalam acara Ngopi Bareng di Kantor....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
- Sosok Pertama Ungkap Jokowi Keliling Indonesia, NTT Tujuan Awal
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
- Menkomdigi: 3,4 Juta Situs Judi Diblokir, Dana Turun 30 Persen
Artikel Terbaru
Iran Tolak Tuntutan AS, Balas Tanggapan Washington Terbaru
Din Syamsuddin Kecam Penangkapan Jurnalis Republika oleh Israel
Muhadjir Effendy Hadir di KPK Usai Batal Diperiksa
Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik Ombudsman 25 Mei 2026
John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara
Tautan Sahabat
- Richard Lee Tetap Beraktivitas sebagai Tahanan
- Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
- Alexander Assad dan Clara Shinta Berjuang Pertahankan Rumah Tangga
- Rain Ring Bell Dinanti 4 Juta Penonton, Yang Yang Bintangi
- D'MASIV Masukkan Ciledug dalam Tur Konser 5 Negara
- Ustaz Solmed Minta Polisi Usut Pelaku Fitnah Inisial
- Ayu Aulia Dicap Duta Halusinasi Buntut Pengakuan Hubungan Pejabat
- Kuasa Hukum Erin Yakin Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV
- Raffi Ahmad Berangkat Haji, Amy Qanita Syukur
- Tasya Farasya Cerai, Takut Dampak Mental Anak