Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Otomotif34 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d2od4gebj.html
Artikel Terkait
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
OtomotifSirkuit Catalunya, Spanyol, menjadi saksi hasil berbeda bagi dua pembalap Aprilia Racing yang memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026 pada Sabtu (16/5) malam WIB. Marco Bezzecchi sebagai pemimpin perebutan gelar juara dunia hanya menambah satu poin setelah finis di peringkat sembilan, atau zona terakhir yang memberikan angka....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya50 Kupon Daging Kurban Idul Adha 2026 Siap Edit
OtomotifPenyembelihan hewan kurban seperti kambing, sapi, domba, hingga unta yang memenuhi syarat syariat dilakukan untuk kemudian dagingnya dibagikan kepada masyarakat, khususnya fakir miskin, sebagai wujud kepedulian sosial. Tahun ini, berdasarkan keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat Kementerian Agama, Hari Raya Idul Adha ditetapkan melalui hasil hisab dan rukyatul hilal yang melibatkan berbagai lembaga dan ahli terkait di seluruh Indonesia....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaUsia Minimal Kambing Kurban Berapa Tahun? Ini Aturannya
OtomotifIbadah kurban hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan bagi muslim yang mampu. Mengutip Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag), terdapat tiga syarat utama yang harus dipenuhi....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- BTS, Shakira, Madonna Meriahkan Final Piala Dunia 2026
- MC LCC Kalbar Minta Maaf Usai Ucap 'Mungkin Perasaan Adik-Adik'
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- Harta Teddy Indra Wijaya Tembus Rp20 Miliar
- Duel 10 Lap Ketat Warnai Kejurnas Motoprix 2026
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
Artikel Terbaru
Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor 125 Pertandingan Sehari
DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Kalemdiklat Polri
Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Judi Online Picu Perceraian dan Rusak Generasi Muda
Tautan Sahabat
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Menlu RI Serukan Reformasi Sistem Global di Forum BRICS
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Peretas Susupi Sistem Bahan Bakar AS, Iran Didalangi
- PM Jepang Bantah Terlibat Video Serangan Politik
- Rusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump