Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner3294 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/d1luy8xzb.html
Artikel Terkait
Kemenkes Awasi Minuman Manis, Nutri-Level Tekan Stroke dan Gagal Ginjal
KulinerKementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meluncurkan program edukasi nutrisi bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk untuk menekan angka penyakit tidak menular (PTM) yang terus meningkat di Indonesia. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kandungan nutrisi dalam minuman yang dikonsumsi setiap hari....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
KulinerIsrael mengonfirmasi telah melakukan serangan terarah yang menewaskan Haddad, tokoh yang disebut sebagai salah satu arsitek serangan, dan kabar kematiannya pertama kali diumumkan oleh sejumlah media Timur Tengah. Menurut laporan kantor berita Reuters, serangan terjadi di kawasan Rimal, dan media Iran, Pars Today, menyebut kematian Haddad berpotensi memperburuk stabilitas kawasan serta mengancam proses perdamaian yang tengah berlangsung....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaSenat AS Tolak Rencana Trump Remodel Ballroom Putih
KulinerSenat Amerika Serikat menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) usulan Partai Republik yang mengalokasikan dana 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17,66 triliun) untuk Dinas Rahasia (Secret Service) guna mendanai proyek pembangunan ruang dansa yang diusulkan Presiden Donald Trump. Penasihat Hukum Senat AS, Elizabeth MacDonough, pada hari Sabtu menyatakan RUU anggaran tersebut harus ditulis ulang karena bermasalah dengan wewenang atau jurisdiksi komite....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H/2026
- Iran Siapkan Tarif Baru di Selat Hormuz untuk Kapal Asing
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
Artikel Terbaru
Jorge Jesus Sebut Luka Al Nassr Bisa Diobati
PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
Kecelakaan Kereta dan Bus di Bangkok Tewaskan 8 Orang
Tautan Sahabat
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
- Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Remaja Bekasi Dikeroyok Salah Sasaran, Pelaku Masih Buron
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Pencuri Rumah Kosong di Pamulang Tangsel Diringkus Polisi
- Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol Jakbar