Lokasi: Olahraga >>
Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
Olahraga66 Dilihat
RingkasanJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut uang pengganti sebesar Rp5,68 triliun dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, namun tuntutan ini dinilai tidak berdasar oleh kuasa hukumnya. Menurut pengacara Zaid, uang pengganti tersebut tidak terkait kerugian negara melainkan didasari pada harta kekayaan Nadiem yang dianggap tidak wajar oleh JPU....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Nadiem-Makarim-Dituntut-18-Tahun-Penjara_20260513_195217.jpg)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut uang pengganti sebesar Rp5,68 triliun dari mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, namun tuntutan ini dinilai tidak berdasar oleh kuasa hukumnya. Menurut pengacara Zaid, uang pengganti tersebut tidak terkait kerugian negara melainkan didasari pada harta kekayaan Nadiem yang dianggap tidak wajar oleh JPU. Jaksa menyatakan peningkatan harta kekayaan Nadiem tidak seimbang dengan penghasilan sahnya saat membacakan tuntutan 18 tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (14/5/2026).
Zaid menegaskan mekanisme uang pengganti seharusnya dihitung berdasarkan jumlah kerugian negara yang nyata, bukan karena kekayaan terdakwa yang dianggap janggal. "Kalau uang pengganti itu jelas mekanismenya, berapa uang negara yang diambil, berapa uang negara yang dirugikan, itulah yang harusnya diganti," ujar Zaid dalam wawancara eksklusif. Ia menambahkan bahwa selama persidangan berlangsung, tidak ada bukti yang menunjukkan Nadiem merugikan negara seperti yang dituduhkan JPU. "Dalam konteks Pak Nadiem ini enggak, uang pengganti itu ditimbulkan karena dibilangnya harta Pak Nadiem itu tidak bisa dibuktikan, ada kekayaan yang tidak berimbang," katanya.
Menanggapi tuduhan harta kekayaan yang tidak wajar, Zaid menjelaskan bahwa kliennya sudah memiliki kekayaan sebelum menjabat sebagai menteri. "Ya saya mohon maaf, bukan saya menyombongkan klien saya, dia sebelum jadi menteri sudah kaya dan dia kan sudah menyatakan secara tegas, dia tidak mencari kekayaan pada saat dia menjadi menteri," tegas Zaid. Pernyataan ini menegaskan bahwa peningkatan harta Nadiem bukan berasal dari tindak pidana korupsi, melainkan dari kekayaan yang sudah dimiliki sebelumnya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/354b3499611.html
Artikel Terkait
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
OlahragaDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPrabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
OlahragaKamrussamad menilai semangat Presiden Prabowo Subianto dalam pernyataannya tentang nilai tukar rupiah adalah untuk memberi motivasi kepada para pelaku desa agar tidak terlalu khawatir terhadap gejolak ekonomi. Menurut politisi kelahiran Ma'rang, Sulawesi Selatan, 20 Juli 1974 itu, pesan presiden bertujuan mendorong optimisme, bukan sekadar menanggapi pelemahan mata uang....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
OlahragaSigit menyatakan penyesuaian tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Pangdam pada Rabu (13/5/2026). Sebelumnya, Sigit telah melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Polri pada Kamis, 7 Mei 2026....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Profil Marsekal Budhi Achmadi, Pesan untuk Keluarga di Pernikahan Perak
- Lomba Empat Pilar Kalbar Tuai Kritik, DPR Minta Diulang
- Ibrahim Arief Dituntut 15 Tahun, Vonis Chromebook Dibacakan
- Prediksi Arsenal vs Burnley: The Gunners Jaga Puncak Klasemen
- Harta Menteri Terkaya Kedua Kabinet Prabowo Naik Rp500 M
Artikel Terbaru
Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan
Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
Hukum dan Niat Patungan Kurban Sapi Idul Adha
Tautan Sahabat
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- KAI Operasikan 270 LRT Jabodebek per Hari, Tarif Rp10 Ribu
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat Sebulan
- Rano Karno Ingin JIS Seperti San Siro Milan
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari JakTim
- Jambret Incar Wanita Usai Keluar ATM di Senayan
- Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
- Ribuan Warga Padati Ragunan Saat Libur Panjang
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Jalani Operasi Wajah
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok