Lokasi: Bisnis >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Bisnis343 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cpjprdzz6.html
Sebelumnya: AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
Berikutnya: Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
Artikel Terkait
Pedro Acosta Terdepan di Grid MotoGP Catalunya 2026
BisnisPedro Acosta sukses merebut pole position sekaligus membuka peluang meraih kemenangan sprint keduanya di kelas utama MotoGP, setelah yang pertama di Buriram. Rider pabrikan KTM itu melanjutkan performa impresif yang sudah ia tunjukkan sejak Jumat dan mencatat waktu terbaik pada Q2....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaStudi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
BisnisPenelitian pada Maret–Mei 2026 dengan metode mixed-method melibatkan 448 responden dari kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Ketua peneliti sekaligus Pendiri HCC, Dr....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAvigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
BisnisAvigan kembali menjadi sorotan setelah dipercaya sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan infeksi Hantavirus. Hantavirus merupakan kelompok virus berbahaya yang dapat memicu penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Red Flag MotoGP Catalunya: Kecelakaan Horor Marquez-Acosta
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
Artikel Terbaru
Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Tautan Sahabat
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
- Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
- Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
- Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Siang Hari
- Oditur Bacakan Tuntutan 3 Oknum TNI Pembunuh Kacab Bank
- Keluarga Ungkap Korban Tewas di Biliar Jakbar demi Lindungi Pacar