Lokasi: Berita >>
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 188 Kurikulum Merdeka
Berita343 Dilihat
RingkasanIndonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/siswa-sman-9-bandung-ujian-usbn-dengan-teknologi-smart-router_20190319_130503.jpg)
Indonesia memiliki batas teritorial darat, laut, dan udara dengan sejumlah negara tetangga. Secara geografis, negara-negara yang secara teritorial berbatasan dengan Indonesia meliputi Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Filipina, Vietnam, Thailand, India, dan Australia.
Batas darat Indonesia hanya terdapat di Pulau Kalimantan dengan Malaysia (wilayah Sabah dan Serawak), di Pulau Papua dengan Papua Nugini, serta di Pulau Timor dengan Timor Leste. Sementara itu, batas laut Indonesia mencakup perairan dengan Singapura di Selat Singapura, Filipina di Laut Sulawesi dan Samudra Pasifik, serta Vietnam dan Thailand di Laut Natuna Utara.
Selain itu, Indonesia juga berbatasan maritim dengan India di Samudra Hindia (barat laut Aceh) dan dengan Australia di Laut Timor dan Samudra Hindia bagian selatan. Penetapan batas wilayah ini diatur dalam hukum internasional dan perjanjian bilateral yang mengukuhkan kedaulatan NKRI.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cndwe9jcd.html
Artikel Terkait
Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
BeritaPabrikan sepeda motor asal Jepang, Honda, mengajukan paten untuk teknologi kopling baru pada motor listrik yang dirancang untuk ajang kompetisi motorcross. Paten tersebut mengacu pada CR Electric Proto milik Honda dan menyoroti tuas kopling yang dipasang di setang kiri, meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
BeritaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan status darurat global setelah dugaan kasus wabah misterius menembus angka 500 dengan 130 kematian per Selasa (19/5/2026). Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengakui keputusan ini diambil tanpa melalui sidang komite darurat resmi karena kecepatan dan skala epidemi yang mengkhawatirkan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPenyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
BeritaPenyakit moya-moya merupakan kondisi langka yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak secara perlahan namun progresif, demikian dijelaskan oleh dr. Muhammad Hafif, Sp....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Viktor Gyokeres Garda Terdepan Mimpi Swedia Piala Dunia 2026
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Artikel Terbaru
Fitri Salhuteru Sindir Rieke Diah Pitaloka Soal Kasus Nikita
Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Pemanfaatan AI pada MRI Bantu Dokter Petakan Penyakit Kompleks
Tautan Sahabat
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita