Lokasi: Teknologi >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Teknologi429 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/clx7junxt.html
Artikel Terkait
Tasya Farasya Cari Pasangan Tak Toxic Usai Cerai
TeknologiMajelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan membacakan putusan tersebut. Kegagalan dalam rumah tangga tidak membuat Tasya Farasya trauma....
Baca SelengkapnyaAldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
TeknologiDewi "Depe" Murya Agung mengungkapkan kekecewaannya setelah Aldi atau Rahmat Aldiansyah melanggar privasi anak mereka, Felice Gabriel, melalui pernyataan publik yang dianggapnya tidak pantas. Penyanyi berusia 43 tahun itu langsung buka suara dan mengakui kesalahannya kepada mantan istrinya....
Baca SelengkapnyaMantan ART Andre Taulany Bikin Emma Waroka Geram
TeknologiHerawati melaporkan Emma Warokka setelah mendapatkan perlakuan kasar dan kata-kata tidak pantas selama bekerja di rumah sosialita berusia 40 tahun itu. Atas perbuatan tidak menyenangkan tersebut, Herawati melaporkan Emma melalui sebuah akun Facebook yang mengunggah foto-foto anak-anak....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Liga Inggris Berpeluang Kirim 9 Wakil ke Eropa
- Anak Deddy Dores Nekat Jual Mata, Sang Ayah Mengaku Gagal
- BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
- Calvin Dores Tawarkan Jual Mata, Rikki Hwang Minta Daftar Harga
- Shindy Fioerla Cerai dari Rendy Samuel, Akhiri Hubungan Toxic
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus Erin vs ART
Artikel Terbaru
Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
Orang Tua Paksa Target Prestasi, Les Seni Bikin Anak Stres
Dede Sunandar Talak Istri Lewat Telepon, Karen Hertatum Syok
Jennifer Coppen Umumkan Tanggal Nikah Sesuai Jadwal Justin Hubner
Kunci Gitar Ini Adalah Cinta Arsy Widianto Wijaya 80
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Ingin Segera Punya Anak
Tautan Sahabat
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes