Lokasi: Pendidikan >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Pendidikan77472 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ckgi795jz.html
Artikel Terkait
Happy Asmara dan Pikachu Rilis Video Kopi Dangdut
PendidikanHappy Asmara dan Pokémon resmi merilis video musik "Kopi Dangdut ver. Goyang HEPIKA" pada Selasa (19/5/2026)....
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
PendidikanSeorang korban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik mistis yang ditawarkan oleh pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, dan pelaku mengaku bisa menyembuhkan melalui metode mistis, namun praktik tersebut justru berujung pada kematian korban....
Baca SelengkapnyaProgram MBG Target Kurangi Ketimpangan Nutrisi Desa
PendidikanDr. H....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- 2 Anggota TPNPB Tewas Baku Tembak dengan Aparat di Dekai
- Oknum ASN Tuban Divonis 8 Bulan Aniaya Petugas SPBU
- Prakiraan Cuaca Sulsel Rabu, 20 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Kedonganan Disorot Usai Jadi Lokasi Renang Internasional
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
Remaja Bogor Tewas Digigit Mainan Ular Berbisa, Viral
Kereta Jaka Tingkir Anjlok, Ratusan Penumpang Terlambat
Prakiraan Cuaca Sumatra 21 Mei 2026, Mayoritas Hujan Ringan
SMAN 1 Sambas Hapus Pernyataan Sikap Soal LCC MPR
Tautan Sahabat
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Elite Bisnis AS Ikut Trump Temui Xi Jinping
- PBB Bongkar Rencana Israel Rampas Palestina
- Meta Gunakan AI Lacak Umur Pengguna, Akun Terancam Blokir
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Pakistan Jadi Payung Nuklir Saudi, Ribuan Pasukan Dikerahkan
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan