Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner97 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ciflrj08o.html
Artikel Terkait
DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
KulinerHadar menyampaikan kekecewaan dan keprihatinan mendalam atas sikap DPR yang dipastikan tidak akan membahas revisi Undang-Undang Pemilu. "Hal ini secara nyata menunjukkan kepada kita semua bahwa memang DPR tidak serius untuk memperbaiki pemilu kita yang memang betul-betul harus diawali atau didasarkan kepada perbaikan legislasinya," tutur Hadar....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
KulinerMenteri Koordinator Bidang Pangan yang akrab disapa Zulhas menyampaikan arahan Presiden dalam program Koperasi Desa/Kelurahan untuk Modernisasi dan Percepatan Ekonomi (KDKMP) tidak berhenti pada pembangunan fisik koperasi semata. Menurutnya, Presiden sedang membangun sistem ekonomi desa yang sesuai dengan semangat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi yang disusun atas usaha bersama dan berpihak pada kemakmuran rakyat....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJaringan Irigasi 14 Km Dibangun untuk Swasembada Pangan
KulinerBrantas Abipraya membangun jaringan irigasi untuk memperkuat sektor pertanian di wilayah Lampung Barat. Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, menyampaikan pembangunan rehabilitasi ini mencakup ruang lingkup pekerjaan persiapan, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), pekerjaan saluran, pekerjaan pasangan, hingga rehabilitasi bangunan bagi, sadap dan bagi sadap....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- ESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
- Ayu Ting Ting Minta Doa untuk Pria di Bioskop
- Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Artikel Terbaru
Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
Jakarta Candle Ekspor Lilin Limbah Sawit Berkat KUR BRI
Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
Tautan Sahabat
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Mendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- Pedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik