Lokasi: Teknologi >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Teknologi27 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/chld3cib6.html
Artikel Terkait
El Rumi Ucapkan Selamat untuk Al Ghazali yang Jadi Ayah
TeknologiEl Rumi mengaku terharu saat menjenguk kakaknya, Al Ghazali, dan keponakan barunya di rumah sakit setelah Alyssa Daguise melahirkan anak pertama mereka. Suami Syifa Hadju itu mengungkapkan perasaannya melalui unggahan manis di Instagram pada hari Selasa....
Baca SelengkapnyaWaspada Penipuan Digital Berbasis AI Kian Marak
TeknologiVida, perusahaan identitas digital, menyelenggarakan pameran Faces of Fraud untuk mengajak masyarakat mewaspadai praktik penipuan digital. Lima wajah di balik kisah penipuan digital dengan berani membagikan cerita mereka sebagai bagian dari gerakan edukasi publik dan upaya bersama memberantas penipuan digital....
Baca SelengkapnyaGrab Hentikan Program Langganan Akses Hemat Mitra GrabBike
TeknologiGrab Indonesia resmi menutup program layanan langganan tertentu sebagai bagian dari penyesuaian layanan untuk menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan bagi seluruh pihak. CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyampaikan penutupan program dilakukan setelah perusahaan melakukan evaluasi terhadap implementasi layanan tersebut....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- Menteri Bappenas Dorong PTPN I Percepat Program Pangan Prabowo
- Pidato Prabowo Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Ideologi
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Ikuti Saja Keputusan
Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Prabowo Sampaikan KEM PPKF 2027 di Paripurna DPR Besok
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji Korea
Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku
Tautan Sahabat
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- AS Tolak Penerbangan Air France Asal Kongo Cegah Ebola
- China Gelar Jamuan Mewah untuk Donald Trump
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- PM Israel Kecam Ben-Gvir yang Ejek Aktivis
- Menlu Singapura Dukung Indonesia Hadapi Krisis Energi
- Putin dan Xi Bersatu Hadapi AS dan Ukraina
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak