Lokasi: Gaya Hidup >>

Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku

Gaya Hidup86723 Dilihat

RingkasanIndonesia berada di peringkat ketujuh cadangan tembaga global versi data Kementerian Investasi/BKPM. Namun industri hilir tembaga Indonesia hanya menempati peringkat ke-18, tertinggal dari Jepang, India, Korea, bahkan Bulgaria yang tidak memiliki sumber daya mineral tembaga sama sekali....

Hilirisasi Tembaga Kurangi Impor Selongsong Bahan Baku

Indonesia berada di peringkat ketujuh cadangan tembaga global versi data Kementerian Investasi/BKPM. Namun industri hilir tembaga Indonesia hanya menempati peringkat ke-18, tertinggal dari Jepang, India, Korea, bahkan Bulgaria yang tidak memiliki sumber daya mineral tembaga sama sekali.

Salah satu produk hilir strategis yang menjadi sorotan adalah brass cup, bahan baku selongsong amunisi yang selama ini masih dipasok dari luar negeri. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menekankan pentingnya pengolahan tembaga dalam negeri untuk mendukung industri pertahanan.

"Dengan adanya integrasi antara sektor pertambangan dan industri pertahanan, Indonesia tidak hanya mengurangi ketergantungan pada impor, tetapi juga memperkuat kemandirian alutsista nasional," ujar Dave Laksono. Komisi I DPR RI akan terus mendorong sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta agar rantai pasok strategis ini dapat terwujud. Ke depan, perusahaan pelat merah itu juga berencana mengembangkan fasilitas pengolahan hilir tembaga secara terintegrasi.

Tags:

Artikel Terkait