Lokasi: Hikmah >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Hikmah1226 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cfieuqcnu.html
Artikel Terkait
Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
HikmahKOVO menggelar proses tryout di Praha, Republik Ceko pada Kamis (7/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026). Ko Hee-jin selaku pelatih mendapatkan kesempatan pertama, sementara Vanja Bukilic membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2024/2025 sekaligus menjadi tandem Megawati selaku opposite utama....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaJurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
HikmahBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
HikmahPerdana Menteri Jepang, Takaichi, pada 18 Mei 2026 menyatakan pemerintah akan menyiapkan langkah pengurangan beban masyarakat, termasuk dukungan untuk tarif listrik dan gas. PM Takaichi menyebut pemerintah telah meminta pejabat untuk mempertimbangkan langkah pendanaan, termasuk kemungkinan penyusunan anggaran baru....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
- Cinta Lamine Yamal di Parade Barcelona, Palestina
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
Tersangka Penembakan Trump Mengaku Tidak Bersalah
DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
Super El Nino Diprediksi Perparah Kebakaran Hutan Global
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Tautan Sahabat
- Bamsoet Tekankan Peran Kebangsaan di HUT ke-8 Motor Besar
- Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Kasus K3
- Idul Adha 27 Mei 2026, Menag Imbau Umat Muslim
- Muhadjir Effendy Hadir di KPK Usai Batal Diperiksa
- 3 Juri Lomba 4 Pilar MPR Dinonaktifkan, Ini Profilnya
- Probo Kawal Program Strategis Prabowo dengan Hukum Adil
- Nutri-Level A-D: Arti dan Batas Gula pada Produk
- Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
- Video Menkeu Tawarkan Bantuan Modal, Kemenkeu Sebut Hoaks
- Serka M Nasir Dituntut 12 Tahun Penjara dan Dipecat