Lokasi: Travel >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Travel181 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cej7ffk41.html
Artikel Terkait
10 Pendulang Tewas di Papua, Diduga Dibunuh KKB
TravelSebanyak 10 orang pendulang emas meninggal dunia berdasarkan data sementara, namun jumlah tersebut berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian. Hasil investigasi awal mengungkapkan pelaku pembunuhan diduga dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan....
【Travel】
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
TravelHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
【Travel】
Baca Selengkapnya1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
TravelAnak yang tampak ceria dan lincah sering dianggap sehat, namun para ahli mengingatkan bahwa kondisi tersebut belum tentu menandakan anak bebas dari masalah gizi. Masalah gizi pada anak dinilai masih menjadi tantangan besar di Indonesia dan kerap terlambat disadari oleh orang tua....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Alex Assad Ingin Pertahankan Rumah Tangga Usai Mediasi 2 Jam
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Profil Darren Bazeley, Pelatih Selandia Baru di Piala Dunia 2026
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Artikel Terbaru
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
Yani Panigoro: Kader TBC Bergerak dengan Hati
Tautan Sahabat
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Xi Sentil Trump: Langkah Salah Soal Taiwan Picu Konflik
- IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS
- 42 Pesawat AS Hancur, Termasuk F-15 dan F-35
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS