Lokasi: Berita >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Berita872 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/cds16mgnw.html
Artikel Terkait
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
BeritaNadia mengungkapkan data International Health Metrics dan Survei Kesehatan Indonesia terbaru menunjukkan prevalensi tekanan darah tinggi di Indonesia mencapai angka yang mengkhawatirkan. Sekitar 50 hingga 60 juta penduduk Indonesia menderita tekanan darah tinggi, berdasarkan temuan survei tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
BeritaDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaMenkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
BeritaPrevalensi obesitas di Indonesia meningkat signifikan berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa atau 23,4 persen kini hidup dengan obesitas, naik dibanding tahun 2018 yang tercatat sebesar 21,3 persen....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
50 Ucapan Ultah Romantis & Lucu untuk Pacar
Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
Tautan Sahabat
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- WNI Disiksa Sindikat Tambang Timah Ilegal Malaysia
- Nadiem Makarim Tahanan Rumah, Dipasang Gelang Deteksi
- Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
- BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
- 22 Universitas Swasta Terbaik Surabaya Versi EduRank 2026
- Partai Berkarya Serukan Kader Solid Lawan Provokasi
- Pemerintah Diminta Tata Ulang Aturan Kadar Nikotin-Tar
- Dokter Tifa Kritik UGM Soal Transparansi Ijazah Jokowi
- Probo Kawal Program Strategis Prabowo dengan Hukum Adil