Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita783 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ccarvr0vx.html
Artikel Terkait
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
BeritaSamsung Galaxy S26 Ultra mampu mengisi daya baterai hingga 76 persen hanya dalam waktu 30 menit, berdasarkan laporan pengujian yang dipublikasikan CNET pada 14 Mei 2026. CNET melakukan pengujian terhadap berbagai merek besar seperti Apple, Samsung, Google, Motorola, hingga OnePlus dengan metode yang sama untuk melihat seberapa cepat baterai terisi dalam waktu setengah jam....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
BeritaMenteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, meluncurkan Gerakan Nasional Migran Aman di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, pada Senin (18/5/2026). Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Bidang Perlindungan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia, Nofel Saleh Hilabi, menilai gerakan ini sebagai langkah strategis, progresif, dan visioner dalam membangun tata kelola perlindungan pekerja migran....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJokowi Diminta PSI Umumkan Keluar dari PDIP
BeritaBestari menyatakan momen turun ke daerah merupakan waktu tepat untuk memberikan kepastian kepada publik terkait arah dan posisi politik mantan Wali Kota Solo saat ini. "Nah, yang terpenting juga adalah kami akan menitipkan pesan kepada beliau, kepada Pak Gibran Rakabuming Raka....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Komisi III DPR Minta Komunitas Motor Tak Sekadar Touring
- BPK Diabaikan, Romli Pertanyakan Jaksa dan Hakim Hitung Kerugian Negara
- Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
- Sidang Isbat Idul Adha 2026 Dipantau dari 88 Lokasi
Artikel Terbaru
Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
Kasasi Ditolak, Dosen UNDIP Taufik Eko Dipenjara 4 Tahun
Ketua Komisi II DPR Minta Juri LCC MPR Kalbar Di-blacklist
Pemerintah Didorong Bertindak Bebaskan Aktivis dan Jurnalis
Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR
Tautan Sahabat
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
- Penembakan Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
- Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz