Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita11489 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ca66sdckc.html
Artikel Terkait
Bojan Hodak Antar Persib ke Ambang Hattrick Juara
BeritaMaung Bandung hanya membutuhkan satu poin saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada laga pamungkas musim ini, Sabtu (23/5/2026) untuk mengunci gelar juara. Namun di balik sejarah besar yang segera terpecahkan tersebut, masa depan pelatih Bojan Hodak justru menjadi tanda tanya besar....
【Berita】
Baca SelengkapnyaOJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
BeritaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sinyal kuat bahwa Indeks Saham Indonesia kemungkinan besar akan mengalami penyesuaian posisi. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan hal tersebut di Jakarta, seraya meminta pelaku pasar untuk menunggu pengumuman resmi pada Selasa (18/6/2024)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
BeritaPertamina Patra Niaga memastikan PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien. Kedua kapal ini memiliki kapasitas muat sekitar 80....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Rexy Mainaky Target All Malaysian Final di Malaysia Masters 2026
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Artikel Terbaru
FIFA Bertemu Timnas Iran, Sambutan Cerah ke Piala Dunia 2026
Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
Polisi Jepang Tangkap 14 WNA, WNI Overstay Hampir 7 Tahun
DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991