Lokasi: Kesehatan >>
UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
Kesehatan12673 Dilihat
RingkasanUniversitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gedung-uin-walisongo-semarang-2023.jpg)
Universitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya.
Program tersebut memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50 persen bagi penerima selama masa studi normal. Kebijakan ini dirancang untuk membantu para alumni meningkatkan kapasitas akademik dan profesional secara lebih terjangkau, sekaligus menjadi bentuk perhatian kampus terhadap pengembangan karier dan pendidikan lanjutan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi universitas. Dengan adanya fasilitas kuliah gratis ini, diharapkan semakin banyak Hafiz dan Hafizah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c7yvdtpk6.html
Artikel Terkait
Persis Solo Selamat dari Degradasi Berkat Regulasi Liga 1
KesehatanPersis Solo masih berpeluang lolos dari degradasi Liga 1 meski saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan. Regulasi dari Liga 1 memberikan angin segar bagi tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut....
Baca SelengkapnyaYusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
KesehatanYusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang pemutaran film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita di kampus-kampus Indonesia. Menurut Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan tersebut, larangan hanya berlaku di beberapa institusi tertentu, sementara di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, film itu tetap diputar tanpa hambatan....
Baca SelengkapnyaKPK Periksa 8 Saksi Pemerasan Bupati Tulungagung
KesehatanPolda memeriksa sembilan saksi dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Gatut di Kantor Ditreskrimum Polda. Saksi dari unsur pemerintahan yang dipanggil meliputi Kepala Dinas KB, PP dan PA....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Pengacara Sesalkan Tuntutan Ringan 3 Oknum TNI Pembunuh
- Tuntutan 5 Tahun Penjara Noel Ebenezer Sesuai Pedoman KPK
- Jokowi Keliling Indonesia Juni 2026, Kesehatan 99 Persen Pulih
- Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
- Purnomo Yusgiantoro Ajak Alumni Lemhannas Solid Hadapi Tantangan
Artikel Terbaru
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
KPK Periksa 8 Saksi di Bangkalan Terkait Dana Hibah Jatim
Prabowo Tegaskan Penguatan Pertahanan di Tengah Geopolitik Memanas
Polisi Diminta Tembak Begal di Tempat, Indonesia Darurat
Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
Satelit Nusantara Lima Percepat Pemerataan Konektivitas Indonesia
Tautan Sahabat
- Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
- Bripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
- Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
- Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Pekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku