Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita62 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/c1dd68rxn.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
BeritaSalma Salsabil merilis single terbaru berjudul Hatchu!! pada 8 Mei 2026 yang menampilkan sisi enerjik dan penuh warna dari penyanyi asal Probolinggo, Jawa Timur tersebut. Lagu bergenre pop-funk ini langsung disambut hangat oleh para penggemarnya karena menghadirkan nuansa ceria yang berbeda dari lagu-lagu balada yang biasanya mendominasi tangga lagu....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
BeritaIbrahim menyatakan penguatan dolar AS masih menjadi sentimen dominan di pasar keuangan global, diperparah konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memanas terutama di wilayah Selat Hormuz. Situasi ini memicu kekhawatiran pasar setelah serangan terhadap instalasi minyak Iran yang disebut melibatkan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJ&T Express Rilis Laporan ESG Global 2025
BeritaJ&T Express merilis laporan komprehensif yang menguraikan praktik dan pencapaian terbaru perusahaan dalam bidang operasi cerdas, manajemen energi, perlindungan hak karyawan, pengembangan talenta, etika bisnis, serta tanggung jawab sosial. Laporan ini menyoroti komitmen J&T Express dalam mengintegrasikan langkah-langkah keberlanjutan ke dalam jaringan logistik globalnya sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkualitas tinggi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Brandon Salim Bahagia Arsenal Juara Premier League
- Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Jadwal TV Rabu 13 Mei 2026: Lapor Pak! dan Cipung
- Indonesia-Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
Artikel Terbaru
Rekor Ronaldo Lawan Al Hilal Gagal Amankan Trofi Top Skor
KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
Minimizu Naik Kelas dari Hutan Pinus ke Galeri Dunia
Prabowo Bentuk Badan Ekspor Nasional, Rupiah Kuat
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk Hubungkan Indonesia-Papua Nugini
Tautan Sahabat
- Emas Stabil, Tembaga Jadi Logam Strategis Masa Depan
- Promo Alfamart Indomaret 21 Mei: Sunlight Rp9.500, Rinso Rp15.900
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
- MSCI Coret Antam, Fundamental Bisnis Tetap Solid
- Pelemahan Rupiah Dorong Swasembada Pangan dan Energi
- KNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
- Indonesia Dapat Tambahan 840 Kargo LNG untuk Pembangkit
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Under Invoicing Sebabkan Kebocoran Fiskal, Akademisi Minta Badan Ekspor Baru Lindungi Negara