Lokasi: Kuliner >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Kuliner96775 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bv9panxtf.html
Artikel Terkait
KPAI: Kekerasan Anak di Daycare Terjadi di 5 Kota, Yogya Terbanyak
KulinerKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti lemahnya sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan setelah maraknya kasus kekerasan di daycare. "Kasus kekerasan di daycare menunjukkan bahwa sistem perlindungan anak di layanan pengasuhan masih memiliki banyak celah....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIbas Dorong Mahasiswa Bangun Karakter di Hari Kebangkitan Nasional
KulinerWakil Ketua DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau akrab disapa Ibas menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi generasi muda dalam mewujudkan Indonesia maju dan berdaulat. Hal itu ia sampaikan saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Kebangsaan bertajuk "Belajar Now, Aksi Esok, Ukir Great Future, Generasi Emas Bangun Bangsa", di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaAgenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
KulinerFreddy menyampaikan informasi tersebut langsung dari pertemuan antara Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Yunarto yang akrab disapa Pak Toto menilai, "Kalau bicara apakah politik atau tidak, ya pasti [ada agenda politik], karena Barisan kekuatan yang dimaksud adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- The Mummy Versi Lee Cronin Hadirkan Teror Lebih Gelap
- Nadiem Dituntut 18 Tahun, Mahfud Serahkan Harapan ke Hakim
- Ferry Latuhihin Ramal Dolar Rp25 Ribu, Minta Menkeu Diganti
- Oditur Hadirkan Dua Dokter Spesialis Kasus Andrie Yunus
- Gideon Tengker Minta Nagita dan Caca Hubungi Dirinya
- 9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
Artikel Terbaru
Al Ghazali Ungkap Wajah Baby Soleil Lebih Mirip Dirinya
Pembubaran Film 'Pesta Babi' Dinilai Tutupi Ketidakadilan Papua
9.000 Bangunan SMK Rusak, Butuh 6 Tahun Diperbaiki
Investigasi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Masih Berlangsung
Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap
Rafale dengan Radar AESA dan Rudal Meteor Makin Mematikan
Tautan Sahabat
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- Indonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
- Netanyahu Kecam Ben Gvir soal Penyiksaan Aktivis Sumud Flotilla
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- Intelijen AS: Iran Kebut Produksi Drone Tempur Diam-Diam
- Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-Mata Inggris Jarak 6 Meter
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak