Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kesehatan86142 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/bv04anflk.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
KesehatanKolaborasi dua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, berhasil menyuguhkan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam. Denny Caknan atau Deni Setiawan, penyanyi dan pencipta lagu asal Ngawi, Jawa Timur, telah menjadi ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
KesehatanKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
KesehatanDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
Aditya Zoni Perjuangkan Ammar Zoni Kembali ke Jakarta
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- WhatsApp Uji Tampilan Baru Kirim Foto Video di iPhone
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Kode Redeem FF 10 Mei 2026, Klaim Bundle & Emote Eksklusif
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA